Kamis, 05 Desember 2013

pahala yang tidak pernh putus

Di dalam hadis ini disebut tujuh macam amal yang tergolong amal jariah sebagai berikut.

1. Menyebarluaskan ilmu pengetahuan yang bermanfaat, baik melalui pendidikan formal dan nonformal, seperti perbincangan, ceramah, dakwah, dan sebagainya. Termasuk dalam kategori ini adalah menulis buku yang berguna dan mempublikasikannya.

2. Mendidik anak menjadi anak yang soleh. Anak yang soleh akan selalu berbuat kebaikan di dunia. Menurut keterangan hadis ini, kebaikan yang dipeibuat oleh anak soleh pahalanya sampai kepada orang tua yang mendidiknya yang telah meninggal dunia tanpa mengurangkan nilai / pahala yang diterima oleh kanak-kanak tadi.

3. Mewariskan mushaf (buku agama) kepada orang-orang yang dapat memanfaatkannya untuk kebaikan diri dan masyarakatnya.

4. Membangun masjid. Hal ini selaras dengan sabda Nabi SAW, "Barangsiapa yang membangunkan sebuah masjid kerana Allah walau sekecil apa pun, maka Allah akan membangunkan untuknya sebuah rumah di syurga" (HR. al-Bukhari dan Muslim).

Orang yang membina masjid tersebut akan menerima pahala seperti pahala orang yang beribadah di masjid itu.

5. Membangun rumah atau pondok bagi orang-orang yang bepergian untuk kebaikan. Setiap orang yang memanfaatkannya, baik untuk berehat sebentar mahupun untuk bermalam dan kegunaan lain yang bukan untuk maksiat, akan mengalirkan pahala kepada orang yang membinanya.

6. Mengalirkan air secara baik dan bersih ke tampat-tempat orang yang memerlukannya atau menggali sumur di tempat yang sering dilalui atau didiami orang ramai. Setelah orang yang mengalirkan air itu wafat dan air itu tetap mengalir serta terpelihara dari kecemaran dan dimanfaatkan orang yang hidup maka ia mendapat pahala yang terus mengalir.

Semakin banyak orang yang memanfaatkannya semakin banyak ia menerima pahala di akhirat. Rasulullah SAW bersabda, "Barangsiapa membina sebuah telaga lalu diminum oleh jin atau burung yang kehausan, maka Allah akan memberinya pahala kelak di hari kiamat." (HR. Ibnu Khuzaimah dan Ibnu Majah).

7. Menyedekahkan sebahagian harta. Sedekah yang diberikan secara ikhlas akan mendatangkan pahala yang berlipat ganda.
 
  MARI KITA LIHAT BEBERAPA AYAT QURAN DAN HADIS BERKAITAN DENGAN KEMULIAN AMALAN SEDEKAH JERIAH:-

Dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma, ia berkata,

كَانَ النَّبِىُّ - صلى الله عليه وسلم - أَجْوَدَ النَّاسِ بِالْخَيْرِ ، وَكَانَ أَجْوَدُ مَا يَكُونُ فِى رَمَضَانَ ، حِينَ يَلْقَاهُ جِبْرِيلُ ، وَكَانَ جِبْرِيلُ - عَلَيْهِ السَّلاَمُ - يَلْقَاهُ كُلَّ لَيْلَةٍ فِى رَمَضَانَ حَتَّى يَنْسَلِخَ ، يَعْرِضُ عَلَيْهِ النَّبِىُّ - صلى الله عليه وسلم - الْقُرْآنَ ، فَإِذَا لَقِيَهُ جِبْرِيلُ - عَلَيْهِ السَّلاَمُ - كَانَ أَجْوَدَ بِالْخَيْرِ مِنَ الرِّيحِ الْمُرْسَلَةِ

“Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam adalah orang yang paling gemar melakukan kebaikan. Kedermawanan (kebaikan) yang beliau lakukan lebih lagi di bulan Ramadhan yaitu ketika Jibril ‘alaihis salam menemui beliau. Jibril ‘alaihis salam datang menemui beliau pada setiap malam di bulan Ramadhan (untuk membacakan Al Qur'an) hingga Al Qur'an selesai dibacakan untuk Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam. Apabila Jibril ‘alaihi salam datang menemuinya, beliau adalah orang yang lebih cepat dalam kebaikan dari angin yang berhembus.”(Riyadhus Shalihin:Jld 2 :MS 1173).


لَّا خَيْرَ فِي كَثِيرٍ مِّن نَّجْوَاهُمْ إِلَّا مَنْ أَمَرَ بِصَدَقَةٍ أَوْ مَعْرُوفٍ أَوْ إِصْلَاحٍ بَيْنَ النَّاس

…….(Surah An Nisa’:Ayat 114)
Tidak ada kebaikan pada kebanyakan bisik-bisikan mereka, kecuali (bisik-bisikan) orang yang menyuruh bersedekah atau berbuat kebaikan atau mendamaikan di antara manusia dan sesiapa yang berbuat demikian dengan maksud mencari keredaan Allah, tentulah Kami akan memberi kepadanya pahala yang amat besar.


كَيْ لَا يَكُونَ دُولَةً بَيْنَ الْأَغْنِيَاءِ مِنكُمْ

(Ketetapan yang demikian) supaya harta itu tidak hanya beredar di antara orang-orang kaya dari kalangan kamu.
(Surah Al Hashr :Ayat 7 – sebahagian).


BEBERAPA AYAT AYAT QURAN DI BAWAH INI:-

 Al-Quran > Surah Al- Baqarah> Ayat 195

Dan belanjakanlah (apa yang ada pada kamu) kerana (menegakkan) agama Allah, dan janganlah kamu sengaja mencampakkan diri kamu ke dalam bahaya kebinasaan (dengan bersikap bakhil) dan baikilah (dengan sebaik-baiknya segala usaha dan) perbuatan kamu; kerana sesungguhnya Allah mengasihi orang-orang yang berusaha memperbaiki amalannya.

Al-Quran > Surah Al- Baqarah> Ayat 215

Mereka bertanya kepadamu (wahai Muhammad): Apakah yang akan mereka belanjakan (dan kepada siapakah)? Katakanlah: Apa jua harta benda (yang halal) yang kamu belanjakan maka berikanlah kepada: Kedua ibu bapa dan kaum kerabat dan anak-anak yatim dan orang-orang miskin dan orang-orang yang terlantar dalam perjalanan dan (ingatlah), apa jua yang kamu buat dari jenis-jenis kebaikan, maka sesungguhnya Allah sentiasa mengetahuiNya (dan akan membalas dengan sebaik-baiknya).

Al-Quran > Surah Al- Baqarah> Ayat 245

Siapakah orangnya yang (mahu) memberikan pinjaman kepada Allah sebagai pinjaman yang baik (yang ikhlas) supaya Allah melipatgandakan balasannya dengan berganda-ganda banyaknya? Dan (ingatlah), Allah jualah Yang menyempit dan Yang meluaskan (pemberian rezeki) dan kepadaNyalah kamu semua dikembalikan.

Al-Quran > Surah Al- Baqarah> Ayat 254

Wahai orang-orang yang beriman! Sebarkanlah sebahagian dari apa yang telah Kami berikan kepada kamu, sebelum tibanya hari (kiamat) yang tidak ada jual beli padanya dan tidak ada kawan teman (yang memberi manfaat), serta tidak ada pula pertolongan syafaat dan orang-orang kafir, mereka itulah orang-orang yang zalim.

Al-Quran > Surah Al- Baqarah> Ayat 261

Bandingan (derma) orang-orang yang membelanjakan hartanya pada jalan Allah, ialah sama seperti sebiji benih yang tumbuh menerbitkan tujuh tangkai; tiap-tiap tangkai itu pula mengandungi seratus biji dan (ingatlah), Allah akan melipatgandakan pahala bagi sesiapa yang dikehendakiNya dan Allah Maha Luas (rahmat) kurniaNya, lagi Meliputi ilmu pengetahuanNya.

Al-Quran > Surah Al- Baqarah> Ayat 262

Orang-orang yang membelanjakan hartanya pada jalan (agama) Allah, kemudian mereka tidak mengiringi apa yang mereka belanjakan itu dengan perkataan membangkit-bangkit (pemberiannya) dan tidak pula menyinggung atau menyakiti (pihak yang diberi), mereka beroleh pahala di sisi Tuhan mereka dan tidak ada kebimbangan (dari berlakunya kejadian yang tidak baik) terhadap mereka dan mereka pula tidak akan berdukacita.

Al-Quran > Surah Al- Baqarah> Ayat 263

(Menolak peminta-peminta sedekah) dengan perkataan yang baik dan memaafkan (kesilapan mereka) adalah lebih baik daripada sedekah (pemberian) yang diiringi (dengan perbuatan atau perkataan yang) menyakitkan hati dan (ingatlah), Allah Maha Kaya, lagi Maha Penyabar.

Al-Quran > Surah Al- Baqarah> Ayat 264

Wahai orang-orang yang beriman! Jangan rosakkan (pahala amal) sedekah kamu dengan perkataan membangkit-bangkit dan (kelakuan yang) menyakiti, seperti (rosaknya pahala amal sedekah) orang yang membelanjakan hartanya kerana hendak menunjuk-nunjuk kepada manusia (riak) dan dia pula tidak beriman kepada Allah dan hari akhirat. Maka bandingan orang itu ialah seperti batu licin yang ada tanah di atasnya, kemudian batu itu ditimpa hujan lebat, lalu ditinggalkannya bersih licin (tidak bertanah lagi). (Demikianlah juga halnya orang-orang yang kafir dan riak itu) mereka tidak akan mendapat sesuatu (pahala) pun dari apa yang mereka usahakan dan (ingatlah), Allah tidak akan memberi petunjuk kepada kaum yang kafir.
 

manfaat sholat tahajud










 





Rasulullah bersabda, "Barang siapa menjaga sholat tahajud dengan sungguh-sungguh, maka Allah memberinya sembilan kemuliaan, terdiri dari lima kemuliaan didunia dan empat di akhirat.

Di dunia:
  1. Allah jauhkan dari bencana
  2. Tanda kesholehan memancar diwajahnya
  3. Akan dicintai hamba Allah yang sholeh pula dan disegani manusia
  4. Bicaranya jadi hikmah dan berwibawa
  5. Mudah memahami Agama Allah.
Di akhirat:
  1. Bangkit dengan wajah penuh cahaya
  2. Mudah saat di hisab
  3. Seperti kilat menyambar melewati shirot
  4. Menerima catatan amal dari sebelah kanan.
SubhanAllah, "Allahumma semoga Allah ilhamkan kepada kita dan keluarga kesenangn dan kekhusyuan sholat malam... Aamiin".

KEBIASAAN SEHAT ALA RASULULLAH


بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

1. Selalu bangun sebelum subuh
Rasul SAW selalu mengajak ummatnya untuk bangun sebelum subuh, melaksanakan sholat sunah dan sholat Fardhu, sholat subuh berjamaah. Hal ini memberi hikmah yg mendalam antara lain:
• Berlimpah pahala dari Allah
• Kesegaran udara subuh yg bagus utk kesehatan/ terapi penyakit TB
• Memperkuat pikiran dan menyehatkan perasaan

2. Aktif menjaga kebersihan
Rasul SAW selalu senantiasa rapi & bersih, tiap hari kamis atau Jumaat beliau mencuci rambut-rambut halus di pipi, selalu memotong kuku, bersisir dan berminyak wangi. “Mandi pada hari Jumaat adalah wajib bagi setiap orang-orang dewasa. Demikian pula menggosok gigi dan memakai harum-haruman”(HR Muslim)

3. Tidak pernah banyak makan
Sabda Rasul: “Kami adalah sebuah kaum yang tidak makan sebelum lapar dan bila kami makan tidak terlalu banyak (tidak sampai kekenyangan)”(Muttafaq Alaih) Dalam tubuh manusia ada 3 ruang untuk 3 benda: Sepertiga untuk udara, sepertiga untuk air dan sepertiga lainnya untuk makanan.Bahkan ada satu tarbiyyah khusus bagi ummat Islam dengan adanya Puasa Ramadhan untuk menyeimbangkan kesehatan.

4. Gemar berjalan kaki
Rasul SAW selalu berjalan kaki ke Masjid, Pasar, medan jihad, mengunjungi rumah sahabat, dan sebagainya. Dengan berjalan kaki, keringat akan mengalir,pori-pori terbuka dan peredaran darah akan berjalan lancar. Ini penting untuk mencegah penyakit jantung

5. Tidak pemarah
Nasihat Rasulullah SAW: “Jangan Marah”diulangi sampai 3 kali. Ini menunujukkan hakikat kesehatan dan kekuatan Muslim bukanlah terletak pada jasadiyah belaka, tetapi lebih jauh yaitu dilandasi oleh kebersihan dan kesehatan jiwa. Ada terapi yang tepat untuk menahan marah:
• Mengubah posisi ketika marah, bila berdiri maka duduk, dan bila duduk maka berbaring
• Membaca Ta ‘awwudz, karena marah itu dari Syaithon
• Segeralah berwudhu
• Sholat 2 Rokaat untuk meraih ketenangan dan menghilangkan kegundahan hati

6. Optimis dan tidak putus asa
Sikap optimis akan memberikan dampak psikologis yang mendalam bagi kelapangan jiwa sehingga tetap sabar, istiqomah dan bekerja keras, serta tawakal kepada Allah SWT.

7. Tak pernah iri hati
Untuk menjaga stabilitas hati & kesehatan jiwa, mentalitas maka menjauhi iri hati merupakan tindakan preventif yang sangat tepat.
Ya Allah, bersihkanlah hatiku dari sifat sifat mazmumah dan hiasilah diriku dengan sifat sifat mahmudah

Manfaat dan Faedah Puasa Senin Kamis










   


Semua agama mengajarkan adanya puasa, yaitu menahan makan, minum dan hawa nafsu sampai waktu yang ditentukan. Di Islam sendiri banyak sekali jenis puasa mulai dari Puasa SUnnah hingga Puasa Wajib. Puasa di agama kita sudah diatur dalam ilmu fiqih atau syareat Islam. Tentunya perintah berpuasa memiliki tujuan tertentu dari Alloh ke pada kita semua.
Adanya perintah berpuasa baik sunnah maupun wajib dibalik itu semua memiliki banyak hikmah dan faedah baik secara jasmani dan rohani. Pada kesempatan ini penulis akan share manfaat puasa Senin Kamis untuk jasmani dan rohani kita.
Puasa Senin-Kamis adalah puasa yang dilakukan pada hari Senin & Kamis saja terkecuali pada hari tasrik. Puasa ini termasuk Ibadah Sunnah dan sering dijalankan oleh Rasululloh SAW. Namun dibalik itu semua ada manfaat besar kenapa puasa ini dilakukan pada hari Senin dan Kamis saja jika dipandang dari ilmu medis.

Manfaat Puasa Senin Kamis untuk Kesehatan dan Rohani

1. Saat ini di TV masih gencar-gencarnya teori cara diet OCD yang diluncurkan oleh Deddy Corbuzier. Secara garis besar OCD menerapkan diet dengan cara berpuasa, dengan berpuasa maka kita dapat mengontrol metabolisme kita dan kita akan tampak lebih muda.
Seorang dokter ahli asal Rusia, dr. Yuri Nikolayev menganggap puasa sebagai penemuan terbesar dalam bidang kesehatan. Puasa mampu membuat seseorang menjadi awet muda dan sehat secara fisik, mental, dan spiritual. Bahkan, sebuah lembaga di Amerika Serikat menyebutkan puasa sebagai cara terbaik untuk memperindah dan mempercantik perempuan secara alami.
2. Jika bulan Ramadhan kita melaksanakan puasa 1 bulan penuh dengan tujuan detoksifikasi dan mengistirahatkan lambung kita selama pemakaian 11 bulan. Nah kalau Puasa senin Kamis merupakan cara detoksifikasi dan pengistirahatan lambung selama 3 hari sekali dan tentunya hal tersebut sangat bagus untuk kesehatan kita apabila kita lakukan secara kontinyu.
3. Setelah kita melakukan puasa Ramadhan maka pola hidup kita akan kembali seperti semula. Untuk membatasi perilaku negatif setelah puasa Ramadhan maka perlunya kita puasa Senin Kamis untuk mengontrol emosi dan perbuatan yang negatif.
Di balik itu semua ternyata Puasa Senin Kamis memiliki Latar Belakang dan Keistimewaan yaitu:
1. Hari Senin Kamis merupakan Rentang Hari pelaporan amal baik buruk Malaikat Rokib dan Atid ke ALloh SWT:
“Sesungguhnya amal manusia itu diperlihatkan atau dilaporkan setiap hari Senin dan Kamis. Lalu ALloh mengampuni setiap muslim atau setiap mukmin, kecuali mutahajirin(dua orang saling bertikai dan tidak mau mengalah)” (H.R. Ahmad dan Sanad Shahih)
“Amalan diangkat pada hari Senin dan Kamis, maka aku menyukai jiwa ketika amalanku diangkat aku dalam keadaan berpuasa” (H.R. At-Tirmidzi dan Ibnu Majah)
2. Hari Senin dan Kamis merupakan Hari Bersejarah
“Hari Senin Kamis adalah hari istimewa karena pada hari itulah Rasulullah dilahirkan, menjadi rasul dan mendapat wahyu” (H.R. Bukhari).
Nah itulah beberapa manfaat dan hikmah di balik puasa Senin dan Kamis, semoga bermanfaat.











kebesaran allah


Rabu, 27 November 2013

Jika Anak Bertanya tentang ALLAH



Jika Anak Bertanya tentang ALLAH

Copas dari facebooknya Cahaya Bulan dengan sedikit perubahan
Assalamualaikum wa rahmatullahi wa barakatuuh.
Utamanya pada masa emas 0-5 tahun, anak-anak menjalani hidup mereka dengan sebuah potensi menakjubkan, yaitu rasa ingin tahu yang besar. Seiring dengan waktu, potensi ini terus berkembang (Mudah-mudahan potensi ini tidak berakhir ketika dewasa dan malah berubah menjadi pribadi-pribadi “tak mau tahu” alias ignoran, hehehe). Nah, momen paling krusial yang akan dihadapi para orang tua adalah ketika anak bertanya tentang ALLAH . Berhati-hatilah dalam memberikan jawaban atas pertanyaan maha penting ini. Salah sedikit saja, bisa berarti kita menanam benih kesyirikan dalam diri buah hati kita. Nauzubillahi min zalik, ya…
Berikut ini saya ketengahkan beberapa pertanyaan yang biasa anak-anak tanyakan pada orang tuanya:
[] Tanya 1: “Bu, Allah itu apa sih?”
[] Tanya 2: “Bu, bentuk Allahitu seperti apa?”
[] Tanya 3: “Bu, kenapa kita gak bisa lihat Allah?
[] Tanya 4: “Bu, Allah itu ada di mana?
[] Tanya 5: “Bu, kenapa kita harus nyembah Allah?”
Tanya 1: “Bu, Allah itu apa sih?
Jawablah:
“Nak, Allah itu Yang Menciptakan segala-galanya. Langit, bumi, laut, sungai, batu, kucing, cicak, kodok, burung, semuanya, termasuk menciptakan nenek, kakek, ayah, ibu, juga kamu.” (Ucapkan dengan menatap mata anak sambil tersenyum manis)
Tanya 2: “Bu, bentuk Allah itu seperti apa?”
Jangan jawab begini:
“Bentuk Allah itu seperti anu ..ini..atau itu….” karena jawaban seperti itu pasti salah dan menyesatkan.
Jawablah begini:
“Adek tahu ‘kan, bentuk sungai, batu, kucing, kambing,..semuanya.. nah, bentuk Allah itu tidak sama dengan apa pun yang pernah kamu lihat. Sebut saja bentuk apa pun, bentuk Allah itu tidak sama dengan apa yang akan kamu sebutkan.” (Ucapkan dengan menatap mata anak sambil tersenyum manis)
فَاطِرُ ٱلسَّمَـٰوَٲتِ وَٱلۡأَرۡضِ‌ۚ جَعَلَ لَكُم مِّنۡ أَنفُسِكُمۡ أَزۡوَٲجً۬ا وَمِنَ ٱلۡأَنۡعَـٰمِ أَزۡوَٲجً۬ا‌ۖ يَذۡرَؤُكُمۡ فِيهِ‌ۚ لَيۡسَ كَمِثۡلِهِۦ شَىۡءٌ۬‌ۖ وَهُوَ ٱلسَّمِيعُ ٱلۡبَصِيرُ (١١)
[Dia] Pencipta langit dan bumi. Dia menjadikan bagi kamu dari jenis kamu sendiri pasangan-pasangan dan dari jenis binatang ternak pasangan-pasangan [pula], dijadikan-Nya kamu berkembang biak dengan jalan itu. Tidak ada sesuatu pun yang serupa dengan Dia, dan Dia-lah Yang Maha Mendengar lagi Maha Melihat. (Q.S. Asy-Syura:11)
[baca juga Melihat Tuhan]
Tanya 3: “Bu, kenapa kita gak bisa lihat Allah?
Jangan jawab begini:
Karena Allah itu gaib, artinya barang atau sesuatu yang tidak bisa dilihat dengan mata telanjang.
Jawaban bahwa Allah itu gaib (semata), jelas bertentangan dengan ayat berikut ini.
Al-Hadid (57) : 3
هُوَ الْأَوَّلُ وَالْآخِرُ وَالظَّاهِرُ وَالْبَاطِنُ وَهُوَ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمٌ
Dialah Yang Awal dan Yang Akhir; Yang Zahir dan Yang Batin ; dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu.
Dikhawatirkan, imajinasi anak yang masih polos akan mempersamakan gaibnya Allah dengan hantu, jin, malaikat, bahkan peri dalam cerita dongeng. Bahwa dalam ilmu Tauhid dinyatakan bahwa Allah itu nyata senyata-nyatanya; lebih nyata daripada yang nyata, sudah tidak terbantahkan.
Apalagi jika kita menggunakan diksi (pilihan kata) “barang” dan “sesuatu” yang ditujukan pada Allah. Bukankah sudah jelas dalil Surat Asy-Syura di atas bahwa Allah itu laysa kamitslihi syai’un; Allah itu bukan sesuatu; tidak sama dengan sesuatu; melainkan Pencipta segala sesuatu.
Meskipun segala sesuatu berasal dari Zat-Sifat-Asma (Nama)-dan Af’al (Perbuatan) Allah, tetapi Diri Pribadi Allah itu tidak ber-Zat, tidak ber-Sifat, tidak ber-Asma, tidak ber-Af’al. Diri Pribadi Allah itu tidak ada yang tahu, bahkan Nabi Muhammad Saw. sekali pun. Hanya Allah yang tahu Diri Pribadi-Nya Sendiri dan tidak akan terungkap sampai akhir zaman di dunia dan di akhirat.
إِذۡ يَغۡشَى ٱلسِّدۡرَةَ مَا يَغۡشَىٰ (١٦) مَا زَاغَ ٱلۡبَصَرُ وَمَا طَغَىٰ (١٧)
[Muhammad melihat Jibril] ketika Sidratul Muntaha diliputi oleh sesuatu Yang Meliputinya. Penglihatannya [Muhammad] tidak berpaling dari yang dilihatnya itu dan tidak [pula] melampaui-Nya. (Q.S. An-Najm: 16-17){ini tafsir dari seorang arif billah, bukan dari saya pribadi. Allahua’lam}
Jawablah begini:
“Mengapa kita tidak bisa melihat Allah?”
Bisa kita jawab dengan balik bertanya padanya (sambil melatih adik comel berpikir retoris )
“Adik bisakah nampak matahari yang terang itu langsung? Tidak ‘kan..karena mata kita bisa jadi buta. Nah,melihat matahari aja kita tak sanggup. Jadi,Bagimana kita mau melihat Pencipta matahari itu. Iya ‘kan?!”
Atau bisa juga beri jawaban:
Adek, lihat langit yang luas dan ‘besar’ itu ‘kan? Yang kita lihat itu baru secuil dari bentuk langit yang sebenarnya. Adek gak bisa lihat ujung langit ‘kan?! Nah, kita juga gak bisa melihat Allah karena Allah itu Pencipta langit yang besar dan luas tadi. Itulah maksud kata Allahu Akbar waktu kita salat. Allah Mahabesar.
Bisa juga dengan simulasi sederhana seperti pernah saya ungkap di postingan “Melihat Tuhan”.
Silakan hadapkan bawah telapak tangan Adek ke arah wajah. Bisa terlihat garis-garis tangan Adek ‘kan? Nah, kini dekatkan tangan sedekat-dekatnya ke mata Adek. Masih terlihat jelaskah jemari Sobat setelah itu?
Kesimpulannya, kita tidak bisa melihat Allah karena Allah itu Mahabesar dan teramat dekat dengan kita. Meskipun demikian, tetapkan Allah itu ADA. “Dekat tidak bersekutu, jauh tidak ber-antara.”
Tanya 4: “Bu, Allah itu ada di mana?
Jangan jawab begini:
“Nak, Allah itu ada di mana-mana.”
Dikhawatirkan anak akan otomatis berpikiran Allah itu banyak dan terbagi-bagi, seperti para freemason atau politeis Yunani Kuno.
Jawablah begini:
“Nak, Allah itu ada di atas..di langit..atau di surga atau di Arsy.”
]ثُمَّ ٱسۡتَوَىٰ عَلَى ٱلۡعَرۡشِ‌ۚ
Dia bersemayam di atas ’Arsy
“Sesungguhnya Tuhan kamu ialah Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, lalu Dia bersemayam di atas ‘Arsy.” (QS. Al A’rof : 54)

وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌ أُجِيبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ إِذَا دَعَانِ فَلْيَسْتَجِيبُواْ لِي وَلْيُؤْمِنُواْ بِي لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُونَ
Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat.(Q.S. Al-Baqarah (2) : 186)
Allah sering lho bicara sama kita..misalnya, kalau kamu teringat untuk bantu Ibu dan Ayah, tidak berantem sama kakak, adek atau teman, tidak malas belajar, tidak susah disuruh makan,..nah, itulah bisikan Allah untukmu, Sayang.” (Ucapkan dengan menatap mata anak sambil tersenyum manis)
وَٱللَّهُ يَهۡدِى مَن يَشَآءُ إِلَىٰ صِرَٲطٍ۬ مُّسۡتَقِيمٍ
Dan Allah selalu memberi petunjuk orang yang dikehendaki-Nya kepada jalan yang lurus. (Q.S. Al-Baqarah: 213)
Tanya 5: “Bu, kenapa kita harus nyembah Allah?”
Jangan jawab begini:
“Karena kalau kamu tidak menyembah Allah, kamu akan dimasukkan ke neraka. Kalau kamu menyembah Allah, kamu akan dimasukkan ke surga.”
Jawaban seperti ini akan membentuk paradigma (pola pikir) pamrih dalam beribadah kepada Allah bahkan menjadi benih syirik halus (khafi). Hal ini juga yang menyebabkan banyak orang menjadi ateis karena menurut akal mereka,”Masak sama Allah kayak dagang aja! Yang namanya Allah itu berarti butuh penyembahan! Allah kayak anak kecil aja, kalau diturutin maunya, surga; kalau gak diturutin, neraka!!”
“Orang yang menyembah surga, ia mendambakan kenikmatannya, bukan mengharap Penciptanya. Orang yang menyembah neraka, ia takut kepada neraka, bukan takut kepada Penciptanya.” (Syaikh Abdul Qadir al-Jailani)
Jawablah begini:
“Nak, kita menyembah Allah sebagai wujud bersyukur karena Allah telah memberikan banyak kebaikan dan kemudahan buat kita. Contohnya, Adek sekarang bisa bernapas menghirup udara bebas, gratis lagi.. kalau mesti bayar, ‘kan Ayah sama Ibu gak akan bisa bayar. Di sungai banyak ikan yang bisa kita pancing untuk makan, atau untuk dijadikan ikan hias di akuarium. Semua untuk kesenangan kita.
Kalau Adek gak nyembah Allah, Adek yang rugi, bukan Allah. Misalnya, kalau Adek gak nurut sama ibu-bapak guru di sekolah, Adek sendiri yang rugi, nilai Adek jadi jelek. Isi rapor jadi kebakaran semua. Ibu-bapak guru tetap saja guru, biar pun kamu dan teman-temanmu gak nurut sama ibu-bapak guru. (Ucapkan dengan menatap mata anak sambil tersenyum manis)
إِنَّ ٱللَّهَ لَغَنِىٌّ عَنِ ٱلۡعَـٰلَمِينَ
Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kaya [tidak memerlukan sesuatu] dari semesta alam. (Q.S. Al-Ankabut: 6)
[baca juga Mengapa Allah Menciptakan Makhluk?]
Katakan juga pada anak:
“Adek mulai sekarang harus belajar cinta sama Allah, lebih daripada cinta sama Ayah-Ibu, ya?! (Ucapkan dengan menatap mata anak sambil tersenyum manis)
“Kenapa, Bu?”
“Karena suatu hari Ayah sama Ibu bisa meninggal dunia, sedangkan Allah tidak pernah mati. Nah, kalau suatu hari Ayah atau Ibu meninggal, kamu tidak boleh merasa kesepian karena Allah selalu ada untuk kamu. Nanti, Allah juga akan mendatangkan orang-orang baik yang sayang sama Adek seperti sayangnya Ayah sama Ibu. Misalnya, Paman, Bibi, atau para tetangga yang baik hati, juga teman-temanmu.”
Dan mulai sekarang rajin-rajin belajar Iqra supaya nanti bisa mengaji Quran. Mengaji Quran artinya kita berbicara sama Allah. (Ucapkan dengan menatap mata anak sambil tersenyum manis).
Allahua’lam.
sumber asli: Jika Anak Bertanya tentang Tuhan | Muxlimo’s
Apabila seorang lelaki benar-benar jatuh cinta dan setia pada kekasihnya dengan ikhlas, perubahan sikapnya dapat dilihat dengan jelas. Hati lelaki yang dianggap keras selama ini, tiba-tiba menjadi selembut kapas. Bahkan lelaki yang mabuk cinta sanggup berkorban dan melakukan apa sahaja untuk kekasihnya. Sekeras manapun hati lelaki ia akan mengalirkan air mata apabila hatinya dilukai. Namun kaum wanita janganlah mengambil kesempatan di atas pengorbanan yang dilakukan lelaki untuk mu itu.
Sekiranya kamu menyedari teman lelaki kamu sentiasa bersungguh-sungguh melakukan sesuatu untuk kamu dengan rela hati, nyata kamu tidak silap memilih teman hidup. Situasi ini terang-terangan sudah menjelaskan perkara sebenar. Dia bukanlah jenis orang yang berdamping denganmu sekadar suka-suka ataupun untuk mengambil kesempatan,tetapi atas dasar cinta yang sebenar. Betapa beruntungnya kamu.
Selain itu, jika teman lelakimu sentiasa buat hatimu senang dan terhibur, itu tandanya dia inginkan perhubungan yang serius daripada kamu. Sudah tentu dalam sesebuah hubungan kita inginkan sesuatu kenangan yang manis untuk dikenang. Jadi tidak hairanlah lelaki sebegini sentiasa inginkan suasana ceria setiap kali berdampingan dengan orang yang dianggap istimewa dalam hidupnya. Padanya, sudah menjadi tanggungjawabnya untuk membuatkan hati orang yang disayangi sentiasa senang dan terhibur.
Jangan kamu anggap teman lelakimu seorang yang kuat membebel sekiranya setiap masa dia cuba memberi kamu nasihat. Ingat, nasihat bermaksud mengingati. Dia akan sentiasa mengingati orang yang dia sayangi agar hubungan yang terjalin berjalan lancar tanpa sebarang masalah. Itu tandanya dia amat menyayangi perhubungan di antara kamu. Jadi, terbukalah mendengar nasihatnya.
Cemburu! Satu sikap yang paling tidak disukai oleh kebanyakan insan yang bercinta. Namun jika diamati, cemburu sebenarnya tanda seseorang itu terlalu menyayangi kamu dan tidak mahu hati kamu berubah. Bukan bermaksud dia ingin mengongkong kebebasanmu, tetapi dia cuba mengambil berat setiap apa yang dilakukan oleh kekasihnya pada setiap inci. Jika kamu setia padanya, tidak salahkan dia cemburu asalkan tidak cemburu buta!
Jika sudah sayang, macam-macam akan kamu fikirkan termasuklah bimbang akan kehilanganya. Begitu juga jika teman lelakimu menyatakan dia selalu memikir dan risaukan kesudahan hubungan kamu. Ini bermakna dia selalu fikirkan mengenai hubungan kamu dan bagaimana untuk menyelamatkannya dari berakhir begitu sahaja. Kalau boleh biarlah ke jinjang pelamin, baru berbaloi!
Kamu pasti pernah melalui situasi di mana teman lelakimu marah dan sentiasa curiga setiap kali kamu bercerita atau berjumpa mengenai lelaki lain di hadapannya. Jangan risau. Bukan bermakna si dia ingin mengongkong perjalanan hidupmu, tetapi risau sekiranya kamu mula berpaling tadah apalagi setelah berjumpa dengan lelaki yang boleh menjadi pencabar terdekatnya. Ini tandanya cintanya begitu mendalam terhadap mu..
Ada juga lelaki yang cepat berasa sensitif dan mudah marah sekiranya apa yang diperkatakannya tidak diambil perhatian, lebihlebih lagi dari orang yang dia sayangi. Baginya kamu bersikap acuh tidak acuh. Hal ini boleh menimbulkan perasaan cemburu meluap-luap, tambahan pula sekiranya kamu boleh menjadi pendengar setia apabila berdampingan dengan orang lain. Pasti dia merasakan dirinya tidak berguna pada kamu.
Lucu tapi hakikatnya begitulah apabila teman lelakimu berperangai tidak ubah seperti anak-anak kecil semata-mata untuk mendapat perhatian daripadamu. Si dia mahu bermanja dan inginkan kekasih hatinya melayannya lebih daripada orang lain yang pernah kamu sayang. Kalau dia merajuk hati, sesekali cubalah untuk memujuknya. Jangan pula kamu sangka manjanya itu mengada-ngada. Bukan senang lelaki sanggup mengubah sikap machonya kepada seorang lelaki yang berperawakan manja. Hanya untuk orang yang disayangi sahaja.
Kamu hadapi masalah dan orang pertama yang datang membantumu adalah teman lelakimu. Tandanya dia tidak mahu melihat kamu susah dan rasa bertanggungjawab untuk membantu. Si dia akan menjadi orang yang paling rajin dan sanggup melakukan apa sahaja asalkan kamu senang dan tidak dibebani kerja ataupun masalah. Beruntungnya!
Kamu memberitahunya yang kamu akan ke satu-satu tempat untuk satu jangka masa yang agak lama. Tiba-tiba dia jadi menggelabah dan tidak menentu. Itu tandanya si dia langsung tidak boleh berjauhan darimu dan kamu tidak perlu ragu lagi tentang kesetiaannya.
Sekiranya teman lelakimu sentiasa bertanyakan soalan yang sama, “you masih sayang i?”, jangan anggap itu satu persoalan yang membosankan. Itu tandanya si dia tidak mahu kasih sayang kamu kepadanya menjadi luntur. Sebab itulah, kalimah tersebut sentiasa diulang-ulang agar kamu tahu betapa si dia sentiasa mahu kamu ingat diri kamu sudah dimiliki olehnya.
Si dia sanggup menitiskan air mata demi kekasihnya.. Bukan semua lelaki anggup menitiskan air mata hanya untuk seorang perempuan. Tidakkah kamu terharu melihat seorang lelaki yang sanggup menitiskan air mata demi kamu. Itu membuktikan cintanya begitu kuat buatmu.
Dan pengorbanan paling besar sekal gus menjelaskan lagi betapa si dia menyayangi dirimu apabila teman lelakimu lebih mementingkan diri kamu berbanding dirinya. Apa sahaja yang dilakukan semata-mata untuk mu. Asalkan kamu sentiasa selesa dan berasa selamat setiap kali bersama dirinya. Jadi, HARGAILAH Lelaki dan terimalah mereka seadanya…. Berilah diri kamu peluang untuk kembali mencintai seseorang yang bergelar LELAKI.